Agen Bola Terminal Bandar Bola Terpercaya
LAPAKDEWA LAPAKPOKER

Merusak Gadis Lugu Jadi Liar Part 19

Part 1Part 2Part 3Part 4Part 5Part 6Part 7Part 8
Part 9Part 10Part 11Part 12Part 13Part 14Part 15Part 16
Part 17Part 18Part 19Part 20END

Cerita Dewasa Merusak Gadis Lugu Jadi Liar Part 19

Cerita Dewasa Merusak Gadis Lugu Jadi Liar Part 19

Rosita berbaring meringkuk miring .. kepalanya bersandar di dada ku, memeluk ku ..
Semua telanjang …

“Enak banget pak .. memek Ocha disodok-sodok terus dari tadi .. ”
“Bapak cemburu engga lihat Ocha tadi .. ?” tanya nya .. sambil mengelus dada ku ..
“Cemburu bangeeet !” kata ku sambil pura-pura muka cemberut ..
“Jangan dong pak .. ” sambil mengecup pipi ku .
“Kalau boleh, Ocha mau lagi pak .. mau bikin bapak cemburu ..” rengek nya ..
“Mau bikin aku cemburu atau mau memeknya mau disodok lagi .. ?” tanya ku menggodanya..
“Dua-duanya ..pak .. ” ia merajuk .. menghisap dan menjilat dada ku ..

“Nanti aku suruh Welly nyodok lobang pantat kamu … biar kamu kesakitan !” Ujar ku menggoda ..
“Jangan pak .. pakai kontol bapak aja sudah sakit … tapi Ocha pingin nyoba pak .. aaah .. boleh yaa ?” Rosita berbicara sambil mendesah .. Rupanya Welly mulai menjilat vagina Rosita .. tangan nya mengelus bongkahan bokong Rosita .. jari nya mengelitik lubang anusnya ..

“Wel .. nambah yuuk ..? Gue pingin malam ini kita habis-habisan..” ajak ku .. Welly hanya mengangguk .. sambil terus menjilat..
“Ocha juga mau pak… aaah.. pak Welly ..” sambil tangannya menggapai kepala Welly di sekitar pantatnya..

Aku bangkit mengambil satu butir lagi dan membagi 2 dengan Rosita .. Welly sudah nambah duluan rupanya ..

Ketika aku menyerahkan ke Rosita, kulihat kakinya sudah mengangkang .. kepala Welly sudah ada diselangkangannya .. sibuk menjilat .. tangan Rosita sibuk menekan kepala nya supaya lebih keras menjilat ke vaginanya ..

Aku duduk kembali .. menempatkan kepala Rosita di paha ku .. langsung ia mengulum penis ku .. memang tidak bisa disalahkan karena itu kesukaan nya .. sejenak aku melayang ..

Aku merasakan penis ku dihisap dengan keras.. suara lenguhan terdengar keras ..

“Cepetin pak Welly … cepetin sodoknya.. aaah ..”
“Isep itil Ocha .. aargh .. ” Rosita kembali meracau mendesah dan menggeram ..

Rupanya Welly tidak hanya menjilat tapi juga menyodokan jarinya ke vagina Rosita … pantas saja ia meracau ..

Penis ku kembali dihisap keras .. badannya mengejang ..

“Udah dulu pak Welly .. udaah … ngiluu memek Ocha pak ..” ujar Rosita dengan terengah.. aku tidak tahu apakah dia mendapat klimaks lagi atau tidak ..

We mengakat kepalanya .. lalu memperlihatkan 3 jarinya yg berlumur lendir Rosita ..
‘Gilee .. pakai 3 jari .. aku saja tidak pernah’ batin ku ..

“Wel … Kasih ke mulutnya Ocha sini .. suruh jilatin ..” kata ku ..
Welly langsung menyodorkan jarinya ke mulut Rosita .. tanpa ragu langsung dijilat dan kulum hingga bersih dari lendirnya sendiri ..

Setelah menjilatnya sampai bersih ..
“Balik ! Isep kontolnya Welly ..!” perintah ku Rosita .. segera ia berbalik dan menghisap penis Welly ..

Aku posisikan Rosita satu kaki lurus dan satu kaki menekuk diatas sofa .. maka aku dapat dengan mudah menyodok vaginanya .. sekali sodokan amblas semua penis ku .. terasa becek setelah diobok-obok oleh jari Welly .

Setelah beberapa sodokan ..

“Pak Nick .. jangan memek Ocha .. di lobang pantat aja pak ..”
“Pak Welly mau juga nanti sodok pantat Ocha ?” Racau Rosita liar sambil memandang wajah Welly ..

Aku beranjak mengambil pelumas .. melumuri penis ku dan lubang anal Rosita .. aku tusukan satu jari ku untuk membuka jalan dan melumasi liang analnya ..

Ketika aku menegakan diri bersiap menusukan penis ku, aku melihat Welly sedang memperlakukan mulut Rosita dengan brutal .. pinggul Welly bergerak cepat membuat penisnya keluar masuk mulut Rosita yang sudah nampak kesulitan mengulum besarnya penis Welly .. tangannya menahan kepala Rosita, liurnya meleleh kemana-mana…

Dengan bantuan tanganku mengarahkan penis tepat dibibir lubang analnya .. dengan sekali sodokan keras .. aku lesakan penis ku sedalam-dalamnya .. Rosita berteriak .. suaranya tertahan karena mulutnya tersumbat penis Welly ..

Welly yang melihat mulut Rosita terbuka lebar lebih menekan kepala nya supaya dapat masuk semua batang penis nya ..

Dengan menekan sebelah pantatnya, membuat posisi sangat nyaman untuk menyodok .. aku tekan terus penis ku sampai pinggul ku rapat ke pantat Rosita .. lalu ku genjot dengan cepat …
Rosita berteriak.. bukan lagi mendesah ..

“Wel .. lobang pantat Rosita nya enak banget nih .. bisa masuk dalem lagi .. lu pasti suka”
“Mau nyoba ?” Lanjut ku menawarkan ..

“Boleh sodok lobang pantat kamu Cha ?” tanya Welly sambil menggerakan kepala Rosita yang sedang mengulum penisnya .. ia mengangguk lemah ..

“Boleh enggak ?” tanya Welly lebih keras .. dengan penis yang tertanam dalam di mulutnya, gerakan mengangguk akan lebih dalam menyentuh tenggorokannya ..

Terdengar suara Rosita tersedak ..
Aku masih memberi bebarapa sodokan keras sebelum ku cabut penis ku dari lubang analnya .. Ku jambak rambutnya …
“Jangan dimasukin dulu ke pantat kamu .. Tunggu aku !” kata ku tegas ke Rosita .. ia hanya mengangguk lemah..

Aku buru-buru ke kamar mandi membersihkan penis ku yang baru saja menembus anal Rosita, memang tidak ada kotoran yang ikut keluar, tapi aku ingin tetap merasa bersih, setelah anal akan tetap ke lubang anal, kalau dari vagina boleh ke mulut atau sebaliknya..

Aku tidak mau kehilangan momen melihat ekspresi wajah Rosita ketika anusnya ditembus penis Welly .. pasti akan sangat menggairahkan .. dan moment itu yang paling ditunggu oleh Welly, karena akhir-akhir ini sedang maniak main anal ..

Ketika aku kembali, posisi Welly dan Rosita tidak berubah, aku duduk di sofa.. Welly berdiri penisnya basah kuyup oleh liur Rosita, lalu ia menempatkan dirinya dibelakang Rosita yang membungkuk ke arah ku, tangannya menopang dirinya persis diatas penis ku, ia tahu apa yang harus ia lakukan kepada ku..
Aku dekatkan wajah ke Rosita, mencium bibirnya …
“Kamu mau aku melarang Welly untuk nojos lubang pantat kamu ?” goda ku ..
“Jangan pak .. Ocha pingin merasakan apa yang Kak Elin rasakan.. Ocha pingin lebih hebat dari Kak Elin..”
“Nanti kalau sakit gimana ?” tanya ku lagi ..
“Sakit tapi nikmat paak … aaaaah” mendesah dengan suara bergetar ..
Rupanya Welly sedang melumasi lubang anal Rosita dengan pelumas, sambil menusukan dua jarinya kedalam liang, rupanya bekas tusukan penisku dirasa kurang membuat lubang anal Rosita terbuka..

“Masukin ya Cha ..” kata Welly sambil menekan dalam dua jarinya .. Rosita hanya mengangguk sambil menggigit bibir bawahnya .. menanti benda besar menusuk anusnya …

Welly mengarahkan penisnya, berpegang pada lekukan pinggul Rosita, dari gerakannya aku bisa menerka apa yang dilakukannya.. terlihat ia menggesek-gesekan ke bibir vagina dan anal, kemudian menyentuh-nyentuh seperti gerakan menusuk, ia juga memegang paha Rosita supaya lebih direnggangkan .. ku lihat Welly mulai menekan .. wajah Rosita ku lihat mengejan dan menahan napas, perkiraan ku ini saat kepala penis Welly mulai menerobos masuk, nampaknya tidak kesulitan untuk membuatnya masuk .. Rosita terengah-engah .. satu tangannya mengocok penis ku ..
“Sudah masuk pak …” ujar Rosita lemah, sambil wajahnya menunduk menahan sensasi selanjutnya..
“Aaaaah …pak..”
Rupanya Welly mencabut kembali penisnya dan mengulang memasukan kembali kepala penisnya .. itu dilakuan beberapa kali, sampai kepala penisnya masuk keluar dengan lancar ..
“Ayo dong pak Wel.. lobang pantat Ocha jangan dibuat main..” rengek nya…
“Dieeem aaah ! orang lagi enak juga !”
Plaaaaak !
Welly berbicara sambil menampar pipi pantat Rosita. Langsung menusukan penisnya dan menekan dalam …

“Aaaah … pelan.. pelan.. Pak” rintih Rosita dengan terbata-bata
“Katanya minta dikasarin ! ini baru masuk sudah protes ..” kembali Welly menekan lebih dalam ..
“Iyaa .. iya pak … aaaah.. auw..auw ..”
“Pelan dulu pak … aaah .. pak Nick tolong Ocha pak … aaah” ujarnya merintih-rintih..
Wajahya tidak menunjukan kesakitan tapi seperti menahan nikmat …
Welly menarik kembali penisnya sampai batas kepala penisnya lalu menekan dalam…

Rosita mendesah keras, kepalanya mendongak, tangannya reflek meremas penis ku, mulutnya terbuka seperti kehabisan napas, badannya maju ke depan menghindari beban tusukan di analnya, Welly menarik kembali pinggul Rosita supaya tidak bergerak.. Setiap kali ia menarik penisnya keluar, kulihat ia melumuri penisnya dengan pelumas, baru menekannya kembali..
Terlihat gerakan pinggul Welly sudah mulai konstan, lubang anal Rosita sudah bisa mengadaptasi, reaksinya atas tusukan pun sudah tidak berlebihan, walaupun wajahnya selalu menujukan reaksi setiap kali, mulutnya tidak berhenti mendesah ..
Setelah beberapa saat ..
“Enak pak Wel.. sudah enak .. aaah..”
“Sekarang sodok lebih keras.. seperti bapak nyodok Kak Elin.. Aaaaaaah” Rosita mulai meracau

“Wel .. masih jauh khan ?? belum masuk semua ?” tanya ku ke Welly sekalian menggoda Rosita..Ia melotot kepada ku .. aku hanya membalas dengan senyum nakal…
“Masih 3 jari dari pangkalnya boss ! mentokin nih ??” jawab Welly semangat sambil mencengkeram pinggul Rosita supaya tidak bergerak..
“Jangan pak .. di memek Ocha aja sudah susah kalau sampai mentok .. apa lagi di lobang pantat Ocha.. aaaah” Rosita merengek mendesah ..

Welly lalu menekan perlahan namun kuat, berusaha memasukan semua batang penisnya ke lubang anal Rosita ..
“Paak aaaah.. aaaauw..” Rosita memeluk ku ..
“Udah paak .. jangan ditekan lagi .. aaaaah..” Rosita berteriak bukan lagi mendesah, terasa pipi ku basah, ada air mata yang mengalir .. kakinya sudah tidak mampu lagi berdiri di lantai tapi berlutut di sofa, lututnya terlihat bergetar… Welly tetap menekan lalu bertahan…
“Udaaah pak .. udaah …. aaaah” desahannya melemah, rupanya penis yang menusuknya dalam mulai ditarik sedikit … Ku lihat wajah Welly raut kepuasan…

Welly menggerakan pinggul nya konstan, ia sudah tahu batas Rosita merasa nyaman penisnya menyodok liang analnya, Rosita menunjukan ekspresi menikmati .. matanya terpejam, menggigit bibirnya, kadang lidahnya menjilat bibirnya .. desahannya bercampur desis …

“Sekarang sudah enak Cha ?” tanya Welly
“Sudah .. enak .. penuh..Aaaaah”
“Auuuw .. tuuh mulai lagi deeh pak Wel..” protes Rosita ..
Sejenak mereka saling menggerakan pinggul, saling mencari titik terbaik yang dirasa nikmat bagi mereka berdua… desahan Rosita sudah desahan kenikmatan, matanya genit memandang mata ku … menggoda.. sepertinya masih ada dibathinnya untuk membuat ku cemburu !
Kadang ia mencium bibir ku sambil mengerang nikmat, saat penis Welly hanya ditekan-tekan dalam lubang analnya.. Rosita makin pandai menyesuaikan permainan…

“Pak Nick kasihan.. engga Ocha apa-apain “ ujarnya nakal
“Mau Ocha isep atau mau dimasukin gantian pak … aaah” lanjutnya ..
“Terserah pak Nick mau masukin kemana, ke memek atau ke lobang pantat Ocha juga boleh .. sekarang Ocha udah sanggup” racaunya tegas, matanya tertutup ’ini bocah bener kesurupan setan birahi’ pikir ku

Aku bangkit berdiri.. sambil aku berbisik..
“Kontolnya Welly jangan diisep” … Rosita mendengar dan hanya mengangguk

Welly mencabut penisnya dari lubang anal Rosita, ia hanya memain-mainkan payudara atau menjilat-jilat lehernya .. Aku segera melesakkan penis ku ke vagina Rosita lalu menyodok nya dengan keras .. kepalanya bergoyang menahan sensasi yang berbeda dari apa yang diterima sebelumnya .. Setelah beberapa saat Rosita mulai mendesah keras, aku cabut penis ku dan berdiri didekat wajahnya, Welly dengan sigap langsung menusukan kembali penisnya ke lubang anal Rosita .. lalu menyodokkan kembali. Aku rasa sodokan Welly ke analnya jauh lebih keras dan lebih dalam dari sebelumnya, tetapi Rosita sepertinya sudah sangat menikmati, apalagi ia bisa mengulum penisku .. Kadang aku bersama Welly menjahili Rosita, ku tekan kepalanya keras supaya penis ku bisa masuk seluruhnya, sementara Welly menekan dalam penisnya di lubang anal Rosita… ia sudah tidak mampu protes .. hanya menggerakan pinggulnya berusaha mengurangi tekanan dari pinggul Welly sambil tidak berhenti mendesah…

Kembali aku merubah posisi ketika Rosita sudah megap-megap kesulitan bernapas .. ku sodokan lagi penis ku ke vaginanya .. ku renggangkan bongkahan pantatnya, ku lihat lubang analnya sudah agak menganga .. tidak terlihat rapat, memerah sekelilingnya.. Rosita tetap menikmati sodokan ku..
Welly duduk di sofa .. mulai menggoda Rosita meremas-remas payudara nya yang bergoyang karena hentakkan pinggul ku..

“Pak .. Kak Elin sudah pernah bapak pakai berdua ?” tanya Rosita ..
“Pernah laah ..” jawab Welly bangga..
“Terus dia keenakan pak ? ..aah.. seperti Ocha pak ?” tanyanya penuh rasa ingin tahu, sambil merasakan sodokan ku..
“Awalnya iyaa.. tapi terus tepar ..mabok”
“Ya gue sodok-sodok aja gantian ama teman gue ..” begitu cerita Welly tentang pacarnya ..
“Berarti Ocha lebih hebat dari Kak Elin dong pak .. dari tadi disodok tapi ngelawan terus… “ ujarnya bangga
“Aaaah pak Nick.. jangan dikeluarin” ketika aku mengganggu kenikmatannya dengan mencabut penis ku.
“Iyaa cantiik .. Ocha memang hebat !” kata Welly sambil mencium bibirnya, Rosita berciuman sambil mengguman seakan sangat menikmati ciuman dari Welly ..

“Nick .. pindah tempat tidur yuuk, biar lebih enak” kata Welly mengajak ku..
Aku mencabut penis ku dari vagina Rosita dan menggandengnya ke tempat tidur ..

“Coba DP” bisik Welly kepada ku .. aku hanya mengangguk ..
Rosita tidak mengerti apa yang dibisikan Welly kepada ku .. DP adalah double penetration, dimana lubang vagina dan anal, disodok oleh penis secara bersamaan. kalau Rosita mengerti, mungkin dia akan menolak.

Aku berbaring telentang .. mengganjal kepala ku dengan 2 bantal..
“Naik yang ….” pinta ku ke Rosita, yang langsung menunggangi ku, lalu dengan genit memasukan penis ku vaginanya dan langsung menggerakan pinggulnya dengan cepat, sepertinya ia ingin cepat mendapatkan kenikmatan dengan posisi ini..

Welly memberi waktu Rosita untuk menikmati penis ku, ia melumuri penisnya dengan pelumas, lalu mengocok perlahan agar penisnya tetap menegang sempurna, lalu ia mendekati Rosita dari belakang.. menjilati punggung dan bongkahan pantatnya … terlihat ia juga melumuri lubang anal nya dengan pelumas…

Aku tahu ini sudah saatnya ..
Aku memeluk Rosita dengan erat, mencium bibirnya dengan ganas .. Welly sepertinya sedang memposisikan dirinya .. menyentuh salah satu kaki ku agar lebih bergeser kesamping, lalu terasa salah satu kaki ku diantara kedua kakinya .. lalu terasa pinggul Rosita menekan pinggul ku, sepertinya Welly menekan pinggul Rosita untuk memposisikan penisnya di lubang anal Rosita.
Rosita mendesah keras, ini biasanya jika ia dipancing gairahnya pada daerah analnya, sepertinya Welly sedang mencoba menusuk-nusuk anal Rosita untuk mencari posisi yang paling tepat ..
Tiba-tiba Rosita seperti berontak, melepas ciuman ku pada bibirnya, pinggulnya digerak-gerakan walaupun penis ku menancap dalam.. tangannya mencoba mengangkat tubuhnya ..

“Aaaaaauw … aaaargh … paaak..” teriaknya keras..
“Ocha diapain pak… Aaaaah .. pak Nick .. lepas… aaaaah..” merintih seperti akan menangis…
Sepertinya Rosita sudah merasa penis besar Welly menerobos analnya sementara penisku masih ada di liang vaginanya … ia terus berontak, aku tetap memeluknya dengan erat sambil mencoba tetap memancing birahinya dengan menghisap lehernya..
“Udaaaah paak …. ampuuun … udah..udaah ….aaah .. ”
“Ocha diapain paak .. aaaah.. paak” suaranya memelas memohon-mohon..

Aku merasakan dengan penis ku yang hanya dibatasi daging tipis antara lubang anal dan lubang vagina yang biasa ku rasakan kala menyodok kedua lobang Rosita dengan jari-jari ku …
Saat kepala penis Welly masuk menerobos, terasa seperti bergesekan dengan penis ku, makin lama makin dalam, membuat sesak rongga vagina, liang vagina Rosita seperti membalut kencang batang penis ku.. Aku rasakan kepala penis Welly jauh masuk ke dalam sampai melebihi kepala penis ku .. Aku merasakan sensasi yang luar biasa pada moment ini.. penis ku terasa makin keras karena gairah ku ikut bangkit.

“Udaaah paak … cabut pak Welly.. ampuuun .. Ocha engga sanggup .. aaaah”
“Jangaan digerakin pak .. aaaaah” sambil tangannya mencengkeram paha Welly .. sepertinya Welly tidak bergeming ..
“Cabut paaak .. aaah .. cabut ..ampuuuun pak…” suara Rosita melemah .. sepertinya Welly menarik penisnya …

Tiba-tiba aku merasakan desakan yang cepat .. dari pangkal penis ku sampai melebihi kepala penis ku, sepertinya Welly menyodok sekaligus penisnya dalam lubang anal Rosita ..
Rosita terhenyak kebelakang lalu berteriak .. teriakan sangat keras .. aku yakin orang bisa mendengar teriakan dari luar kamar … pinggulnya bergetar hebat .. kakinya berusaha mengangkat pinggulnya tapi tidak bisa karena ditekan oleh Welly ..

“AAAAAAH .. PAK !…. ampuuuun ..!” lalu ia menghempaskan kepalanya dan menggigit bahuku dengan sangat keras … sambil menggumam dan mendesah ..

Aku sama sekali tidak mendengar teriakan kesakitan, sepertinya Rosita hanya kaget dengan apa yang diarasakan pertama kali ini.. memang dengan dildo sudah pernah, tetapi dengan penis langsung, baru kali ini bersama ku dan Welly.

“Pak .. Ocha diapain sih ? aaaaah” rintihnya ditelingaku ..namun aku merasakan ada gairah yang tinggi dari rintihannya.. aku tidak menanggapi .. bekas gigitannya dibahuku terasa perih ..

Terasa Welly mulai menggoyang pinggulnya .. desakannya tidak terlalu dalam, tapi tetap bertenaga, sepertinya tadi Welly hanya mencoba sampai seberapa dalam Rosita bisa menahan tusukannya ..

Rosita sudah tidak terlalu liar lagi berontak, ia merasa tidak ada gunanya berontak, kalau ia menggerakan pinggulnya malah makin terasa menusuk-nusuk dua benda yang memenuhi dua liangnya .. ia tidak mampu mengangkat badannya karena ku peluk erat…

“Udah .. lemesin aja.. coba nikmati..” bisik ku ditelinganya .. ia tidak menjawab, tapi terasa tubuhnya tidak terlalu mengejang seperti tadi .. Aku mencium bibirnya, tidak kusangka ia membalas dengan sangat ganas, sampai tangannya yang tadinya menahan tubuhnya, sampai memegang kedua pipi ku.. aku merasakan ia sudah mulai bisa menikmati…

Aku renggangkan pelukan ku, walau belum aku lepaskan, aku masih khawatir ia berontak lagi .. tekanan dipinggul ku juga berkurang, sepertinya Welly mengurangi tekanan di pinggul Rosita …

Rosita mulai mendesah-desah .. kepalanya menggeleng kesana kemari, matanya terpejam .. kadang ia mencoba mengangkat badannya, aku lebih mengendorkan lagi pelukan ku ..
Aku sengaja mencoba menghisap putingnya, rupanya ia menyesuaikan diri, dengan mengangkat badannya .. membiarkan aku menghisap putingnya ..
Welly tetap menggerakan pinggulnya konstan.. staminanya luar biasa, hasil ia rajin berlatih di gym..

Aku sudah mulai bisa ikut menggerakan pinggul, walau hanya sedikit karena tekanan dari Rosita dan Welly. Kadang Welly tidak bergerak keluar masuk, tapi kala penisnya masuk dalam, hanya penisnya yang bergerak-gerak di rongga anal Rosita .. aku bisa merasakan gerakan penisnya kuat..

“Yang .. coba gerakin pinggulnya .. pelan-pelan..” ujar ku yang pasti didengar Welly .. Rosita diam saja hanya mendesah-desah ..

“Ocha ayo gerakin .. atau gue sodok keras lagi nih !” kata Welly .. dan terasa ada sentakan menekan dari penisnya …

“Iya pak .. ampuuun .. jangan di sodok lagi..” rintih Rosita .. pinggulnya mulai bergerak, berputar dan naik turun .. hanya pinggulnya .. Saat itu aku dan Welly tidak bergerak .. menikmati sensasi gerakan pinggul Rosita, sepertinya membuat penis ku dan penis Welly saling bergesek ..

“Udah enak Yang ??” tanya ku ke Rosita karena gerakannya lancar dan desahannya kuat ..
“Mulai enak paak .. aah” rintih Rosita denga mata tetap terpejam.. lidah nya menjilat-jilat bibirnya..

Bukan Welly kalau tidak mengerjai wanita .. sengaja membuatnya kejang-kejang..
Tiba-tiba kembali penis ku didesak sampai ke ujung, Welly kembali menekan dengan dalam dan mengocoknya dengan cepat …

“Aaaaaaaah .. udaaah .. stoop .. jangan digituin paaak..” kembali Rosita teriak keras ..
“Yang seperti tadi lagi aja pak… sudah enak .. “ lanjutnya ..

“Apa ? sudah enak ?!.. mau seperti tadi lagi ?” kata Welly, sambil ku lihat kepala Rosita mendongak keras .. sepertinya ia dijambak dengan kasar oleh Welly ..
“Iya pak .. aaah“ rintih Rosita
“Ayo minta dulu ke Nick ..! minta dibikin enak !” kembali ku lihat kepala Rosita mendongak pasti dijambak lagi bersamaan dengan terasa desakan di liang analnya..
“Aaah .. iya pak .. “
“Pak Nick .. bikin Ocha keenakan..aaah” rintihnya, terasa Welly kembali menyodoknya perlahan dan konstan…


“Kamu mau diginiin lagi ??” kata ku .. Kali ini aku yang menghentakan pinggul ku dengan keras ..
“Mau paaak .. aaah .. pelan pak ..”
“Kalau pelan enak pak .. aah”
“Nah .. gitu pak .. enak” Rosita meracau.. Entah sebenarnya atau hanya pura-pura menikmati.. tapi ekspresi nikmat dari wajahnya tidak bisa membohongi ku ..

“Wel .. gue suruh Ocha usaha sendiri sampai klimaks yaa .. kalau dia klimaks baru kita lepasin” kata ku ke Welly.
“Naaah Cha .. tuuh denger !” sambil terasa Welly menyentakkan penisnya ..

Moment DP ini bisa melakukan ke Rosita, aku diuntungkan dengan memilih Welly sebagai partner, dengan postur tubuh yang lebih tinggi, lebih mudah buat dia melakukannya, selain itu, ia memiliki stamina yang bagus, sehingga ia sanggup bertahan pada posisi yang sulit menjaga penisnya tetap bertahan masuk.

“Bener ya pak..?! kalau Ocha sudah klimaks, Ocha bakal dilepasin .. “ rintihnya memohon..
“Iya ..” jawab ku ..
“Iya khan Wel ..” bertanya ke Welly sebagai penegasan.

Tentu aku berbohong, jika Rosita mencapai klimaks, pasti ia merasa nyaman dan akan lebih mudah untuk kembali mempermainkan dengan DP.

“Sebentar pak … dieem ..” rintih Rosita lagi, sepertinya ia mengambil napas, mengumpulkan tenaga untuk melakukan gerakan selanjutnya ..

Aku dan Welly melepaskan semua tekanan ke Rosita, supaya ia lebih bebas bergerak..
“Diem yaa pak .. jangan sampai lepas “ ujarnya ..

Rosita mulia menggerakan pinggulnya perlahan, seperti meraba-raba sejauh mana ia bisa bergerak tanpa penis lepas dari kedua lobangnya, mungkin juga ia sedang mencari titik gesekan yang paling nikmat yang bisa rasakan sehingga dengan mudah ia mencapai klimaks…

Lama kelamaan, gerakan pinggulnya mulai lebih cepat dan lebih keras, Welly sampai harus tetap menahan pinggul Rosita .. desahanya semakin keras ..

“Naah .. gini pak .. enak .. aaah”
“Pak Nick .. jilatin tete Ocha pak .. kontolnya gerakin juga .. jangan keras-keras pak ..”
“Aaaaah enak ..” racaunya ..
“Pak Wel .. jangan diam aja .. gerakin yang kaya tadi .. naah gitu pak ..teruuus pak” sambil tangannya mencengkeram paha Welly
“Aaaaah enak bangeet pak … aaaah …” racau Rosita

Gerakannya makin liar, aku dan Welly berusaha menahan supaya penis ku dan dia tidak terlepas dari lubangnya …

“Aaaaaah .. paak .. sebentar lagi … aaaah” makin keras ia meracau …
“Sebentar pak Wel … aaah.. sebentar .. nanti sodok yaa “ katanya memeberi arahan ke Welly .. aku tidak ketinggalan, meremas payudaranya dengan keras dan memilin putingnya juga keras ..
“Aaaaah .. sekarang pak .. sodok yang keras … aaaaaaah” teriakannya sangat keras.. Welly menyodokkan penisnya di dalam anal Rosita tanpa ragu..

Sebenarnya aku merasa ini sodokan yang paling keras dan paling dalam yang aku rasakan, tapi justru pada saat ini Rosita menerima gelombang kenikmatan yang luar biasa…

“Aaaaaah… aaah .. keras lagi pak Wel…aaaah” teriaknya.. Rosita kembali menggigit bahu ku sampai aku harus menjambak rambutnya supaya tidak menggigit ku .. lalu ia mencium bibirku dengan ganas menghisap-hisap bibir ku .. Welly yang menekan keras, tidak mengurangi tekannya .. malah menekan lebih dalam dan menahannya … terasa pinggul Rosita mengejang dan bergetar hebat..
Diam sesaat sampai Rosita agak tenang .. pinggulnya sudah tidak mengejang lagi ..

“Gilee Nick .. kontol gue abis masuk ke pantatnya Ocha“ ujar Welly

“Enak bangeeet pak Wel… aaah.. aaah” rintih Rosita disela napasnya yang terengah, terasa Welly menggerakan penisnya didalam liang analnya tanpa menggerakan pinggulnya …
“Ini gara-gara pak Nick ..” sambil menggigit lembut leher ku
“Enaaak bangeet .. sumpah ..” ujarnya lagi …

“Wel .. gue udah engga tahan niih .. “ ujar ku ke Welly
“Ayoo .. sebentar gue genjot ..” ujarnya .. sepertinya ia merubah posisinya tidak berlutut, tapi menjejakkan kakinya, menahan supaya penisnya tetap tidak lepas, seperti orang sedang duduk di kloset, sehingga ia bisa menyodok dengan keras tetapi kakinya harus berat menahan ..

“Yang .. tetenya kasih ke aku.. “ kata ku ke Rosita .. lalu ia menyodorkan payudaranya supaya aku hisap ..

Tiba-tiba Welly menggerakan pinggulnya dengan cepat .. membuat penis ku terasa seperti dikocok .. dikocok oleh benda yang sangat halus.. lebih halus dari mulut dan liang vagina..
Aku menghisap payudara Rosita dengan keras sambil menggeram.. tangan ku mencengkeram bongkahan pantat Rosita seperti meregangkan.. ini membuat Welly makin leluasa menyodok..
Rosita sedikit menegakkan badannya supaya aku leluasa menyedotnya putingnya … Aku sungguh tidak tahan menerima sensasi ini.. aku semprotkan sperma ku ke liang vagina Rosita ..
Aaaaaaaargh … ia ikut mendesah dan mengejankan pinggulnya .. seakan meremas penis ku …
Aku mendesah dengan sangat keras … Aaaaaah….

Welly belum berhenti menyodok dengan kasar .. penis ku yang mulai lemas, lepas dari vagina Rosita , dan aku bergeser sehingga mereka tidak menindih ku lagi .. Welly lebih leluasa menyodok .. sekarang ia menekuk kakinya di tempat tidur kakinya menjepit kaki Rosita yag dirapatkan sendiri .. seperti posisi kesukaan ku kalau menggarap anal Rosita ..

Gerakan menyodok Welly tidak melemah bahkan makin kuat, kelihatan penisnya seperti juga menarik kearah punggung .. membuat tekanan luar biasa ke lubang anus Rosita .. ia menikmati .. sampai mendesah.. tangan Welly mencengkeram kuat kedua payudara Rosita sampai ia harus menegakkan menahan tubuhnya dengan kedua tangannya .. dengan sekali sentakan …
“Gue keluar Cha… Aaaaaah”
“Enak bangeeet lobang pantat lu .. aaaah” lalu menekan lagi dengan keras ..
Rosita kembali mendesah seirama dengan sodokan Welly .. dan sama-sama mengejan saat Welly menyempprotkan spermanya di dalam liang analnya … apakah Rosita mendapat klimaks juga ? entahlah

Lalu mereka berdua ambruk .. Welly masih menindih tubuh Rosita …
Welly masih belum berhenti menghentakkan pinggulnya .. seperti masih belum puas menyodok anus Rosita … sesaat lalu napas mereka mereda….

“Yang .. kerasa engga pinggul Welly rapat nempel pantat kamu ?” tanya ku
“Iya paak … aaah ..” jawahnya sambil merintih merasakan sisa kenikmatan..
“Kontolnya Welly amblas semua ke lubang pantat kamu” kata ku lagi ..
“Masa sih pak ?” sambil ia mengangkat wajahnya ke arah ku ..
“Coba aja aku raba kontolnya Welly yang nusuk pantat kau ..” lanjut ku ..

Rosita lalu menyusupkan tangannya antara pantatnya .. mencoba menyentuh penis Welly dengan jarinya …
“Eh iyaa pak .. masuk semua” katanya dengan mata berbinar, mungkin ada rasa bangga bahwa ia bisa lebih hebat dari Kak Elin, pacar Welly …

Welly mencabut penisnya sekaligus dari lubang anal Rosita ..
“Aaaaaauw ..pelan-pelan iih” kata Rosita sambil memukul manja tangan Welly.

Welly meninggalkan aku dan Rosita ke kamar mandi ..

Rosita berbaring lemas tengkurap .. mungkin masih merasakan sisa kenikmatan yang ia terima..

Aku bangun untuk minum, selintas ku lihat diantara kakinya yang rapat, lubang anus Rosita menganga terbuka kira-kira sebesar lingkaran uang logam 500 … warna sekelilingnya merah menyala seperti lebam .. nampak masih berkedut bibir liangnya .. cairan merembes keluar dari lubang anal dan lubang vaginanya membasahi kasur …

Welly kembali duduk di sofa, mencoba istirahat sesaat, aroma Kenzo merebak, Rosita menghampiri kemudian ikut duduk disampingnya sambil memeluk dan menumpangkan kakinya di paha Welly, kepalanya disandarkan ke dada nya..
Aku kemudian menyusul mereka, duduk disebelah Rosita. Kami bertiga sudah membersihkan diri dan terasa lebih segar.

“Pak Wel.. tadi Ocha diapain sih ?” tanya Rosita ke Welly sambil memandangnya dengan genit, matanya sayu ..
“Engga tahu tuuh.. tanya aja ke Nick “ kata Welly
“Lha kok jadi ke gue sih ?” sahut ku protes

“Gimana rasanya Cha ?” tanya Welly .. Rosita tidak menjawab, memang tidak perlu dijawab, jika melihat reaksi kepuasan yang luar biasa yang tadi ditunjukkan oleh Rosita.
“Kak Elin pernah digituin seperti Ocha engga pak ?” Rosita malah baik bertanya ..
“Engga pernah.. Cuma dipakai gantian lubang pantatnya” kata Welly enteng
“Berarti Ocha hebat dong pak ?!” tanya nya dengan nada bangga ..

Aku yang berada dibelakang Rosita mengelus bongkahan pantatnya .. mencoba memeriksa kembali lubang anal dan vaginanya, ada rasa khawatir… Ternyata lubang analnya sudah menutup, hanya ada renggang sedikit ditengahnya.. bibir vaginanya juga terlihat sedikit merekah… kedua liangnya bersih dan kering .. Aku belum puas memeriksa, ku basahi jari telunjuk ku lalu ku cucukan ke lubang anal Rosita.. masuk dengan mudah, namun tetap terasa mencengkeram…

“Aaaah.. pak Nick..” desah nya .. ketika jari, ku cucukan ke liangnya ..
“Pak Nick sudah mau lagi ?”
“Kalau mau, masukin aja lagi” katanya enteng…
“Sini kalau mau Ocha basahin dulu..” lanjutnya..
Ku lihat Rosita menjilat dan menghisap puting Welly, mencoba membuatnya bergairah kembali, meremas dan mengocok lembut penisnya..
“Cha .. ini anal paling enak yang gue rasakan” puji Welly …
“Ocha pingin lebih hebat dari Kak Elin pak” katanya lirih ..
“Kak Elin cantik ya pak ?!” lanjutnya ..
“Kak Elin cantik .. tapi Ocha lebih hebat.. Ocha lebih binal…” Puji Welly sambil mencium bibirnya ..
“Siapa dulu gurunya .. pak Nick yang ngajarin Ocha pak..” Rosita memuji ku ..

Aku sudah sangat lelah .. lalu pindah ke tempat tidur agar aku bisa merebahkan tubuh ku .. Aku lihat Rosita dengan Welly masih sibuk saling membangkitkan birahi ….

Aku terlelap

(Merusak Gadis Lugu Jadi Liar Part 18)Sebelumnya |Bersambung(Merusak Gadis Lugu Jadi Liar Part 20)

Banyak Novel lain di Banyak Novel

Banyak Game lain di Banyak Game