Agen Bola Terminal Bandar Bola Terpercaya
Poker Online Domino QQ

Merusak Gadis Lugu Jadi Liar Part 18

Part 1Part 2Part 3Part 4Part 5Part 6Part 7Part 8
Part 9Part 10Part 11Part 12Part 13Part 14Part 15Part 16
Part 17Part 18Part 19Part 20END

Cerita Dewasa Merusak Gadis Lugu Jadi Liar Part 18

Cerita Dewasa Merusak Gadis Lugu Jadi Liar Part 18

Welly berdiri, melepaskan celana dan celana dalamnya yang sedikit basah oleh liur Rosita, kemudian membuka bajunya menyisakan t-shirt ..

Aku langsung mengerti apa yang akan diperbuat Welly selanjutnya .. melakukan serangan pertamanya..

Aku langsung menggeser duduk ku ke sisi ujung sofa .. Rosita berbaring meringkuk di sofa agar tetap bisa menghisap penis ku .. Menghisap, menjilat dan mengulum berusaha membuat aku merasa nikmat .. sebagai imbalan atas rasa bersalahnya.

Welly duduk dibelakang pinggul Rosita .. dengan gerakan halus mendorong supaya agak maju .. memberi ruang ke Welly untuk bisa berbaring .. semua nampak alami .. tanpa ada paksaan .. semua seperti mengalir ..

Welly mulai menyelipkan penisnya diantara paha Rosita dari belakang, Rosita reflek mengangkat sedikit satu kakinya .. seperti memberi ruang penis Welly .. ketika menyentuh bibir vagina Rosita .. ia mendesah.. meremas penis ku dan menghisap lebih keras .. sepertinya ia merasakan sensasi berbeda dari sentuhan penis Welly di vaginanya ..

Rosita menurunkan kakinya kembali sehingga menjepit sempurna penis Welly … Rosita nampak mengejangkan pinggulnya .. lalu ia sendiri yang memulai menggerakan pinggulnya maju mundur sehingga seperti menggesek penis Welly dengan jepitan pahanya ..

Aku hanya menyaksikan dengan penis ku selalu dikulum oleh Rosita .. tangan ku tetap memainkan putingnya ..

Baru kali ini tangan Welly mengelus lembut bongkahan pantat Rosita .. kemudian bagian belakang baby doll nya disingkapkan keatas .. lalu ia mulai mencium dan menjilat punggung dan bahu Rosita .. pinggulnya mulai bergerak maju mundur .. sepertinya penisnya membelah bibir vagina Rosita .. kadang terlepas dan menyodok lembut lubang anal Rosita .. belahannya licin karena liur dan lendir dr Rosita sendiri.. Rosita mendesah dan bergumam .. tak henti ..

Welly mengarahkan penisnya supaya masuk ke vagina Rosita ..

Rosita reflek bereaksi mengangkat kakinya .. bahkan sekarang menumpangkan ke kaki Welly .. sehingga selangkangannya terbuka lebar dan vaginanya merekah … dengan merangkul kaki Rosita yang terangkat, tangan Welly dapat dengan mudah mengarahkan penisnya menerobos lubang vagina Rosita .. ia terhenyak ketika ada kepala penis mulai membelah dan mencoba menerobos masuk ..
Sudah posisi seperti itu pun Welly masih sabar .. tidak main sodok .. tapi mencabut dan menusuk beberapa kali .. sepertinya memainkan birahi Rosita ..

Sesaat kemudian Welly benar-benar menusukan penisnya dan tidak melepaskan kembali .. pinggulnya mulai bergerak .. dengan gerakan menekan kedepan lebih panjang.. sehingga sedikit-sedikit penisnya masuk sempurna .. ku lihat pinggul Rosita juga bergerak .. ke belakang seperti ingin ditusuk lebih dalam. Ketika penis Welly telah masuk dalam.. Rosita melenguh keras sampai mengangkat badannya .. sambil mengulum penis ku dengan keras aku menekan kembali kepalanya supaya penis tetap dalam di mulutnya ..

Welly menggerakan pinggulnya dengan gerakan maju mundur yang konstan .. tangannya mulai meremas payudara Rosita dari bagian bawah baby doll ..

Rosita makin kesetanan .. gerakan pinggulnya makin keras kadang menghentak .. tangannya mencengkeram paha Welly ..

Sementara Welly menggerakan dengan tetap konstan .. bagian depan bajunya ku singkap sehingga payudaranya terbuka .. memudahkan Welly untuk meraba dan meremas .. memainkan putingnya.

Ternyata selama menyodok, tangan Welly terus menggosok klitoris Rosita .. membuatnya sangat terangsang .. aku melihat gerakan pinggulnya mulai mengejang .. bergetar .. aku tahu sebentar lagi ia akan mendapat klimaks .. Welly semakin cepat menggerakan pinggulnya sepertinya juga mengetahuinya juga .. Rosita mendesah keras walau penis ku tetap di kulum nya .. tiba-tiba Welly menyodokan pinggulnya keras .. lalu diikuti dengan beberapa sodokan lagi .. tangannya menahan pinggul Rosita ..

Rosita mengejang dan mengejan, menghisap dan meremas penis ku keras .. dan mendesah keras ..
sepertinya ia mendapat klimaks ..

Welly tetap menggerakkan pinggulnya .. untuk memberi kenikmatan lebih .. akhirnya Rosita melemah.. kakinya kembali dirapatkan .. Welly mengangkat badannya ..

“Sudah keluar ya Cha ?” tanya Welly sambil pinggulnya menyodok keras .. Rosita hanya mengangguk ..
“Apa ??” goda Welly .. kembali menyodok keras
“Sudah pak .. Ocha sudah keluar .. paaak.. aaah ..” ia menjawab dengan suara bergetar karena Welly terus menghentak pinggul nya ..
“Pak Welly nakal… bikin Ocha keluar..”

Welly menarik lepas penisnya .. bersamaan Rosita mendesah seperti ada sumbat yang hilang dari vaginanya..

Welly kembali duduk bersandar mengatur napasnya ..

Aku mengangkat muka Rosita dan menatap matanya dengan tajam .. tiba-tiba ia duduk dipangkuan ku ..
memeluk ku erat .. berbisik ditelingaku ..

“Maafin Ocha pak .. ”
“Tadi harusnya Ocha bisa menahan diri .. tapi Ocha ..” suaranya terhenti ..

Welly yang duduk disebelah ku merasa tidak nyaman, mendengar itu, lalu pindah ke tempat tidur .. duduk bersandar ..
‘Ini bocah bener polos.. menganggap semua orang niatnya baik’ bathin ku ..

“Maafin Ocha pak ..” sambil ia mencoba mencium bibir ku .. aku sengaja tidak memberi komentar .. berharap ia terus merasa bersalah sehingga aku dapat lebih mudah memanfaatkan situasi emosinya ..

Rosita mengangkangi pinggul ku lalu memasukan penis ku ke vaginanya lalu dengan kasar menghentak pingulnya supaya penis ku menusuk dalam ke liang vaginanya ..

“Tadi waktu digesek ke memek Ocha … Ocha keenakan pak .. jadi Ocha diam aja ..” ..
“Paak ..” sambil ia menatap mata ku mengharapkan reaksi .. aku hanya diam menatapnya tajam ..
“Terus waktu sudah masuk sedikit .. Ocha merasa memek Ocha ada yang narik kedalam jadi ketat .. Ocha keenakan .. pas di tarik copot .. tadinya Ocha pingin minta berhenti.. tapi memek Ocha gatel .. pingin berasa ditarik lagi pak ..”
“Maafin Ocha paak… aah”

Aku mulai mengerakan pinggul ku perlahan ..

“Ocha pingin merasakan kontol gede nyodok memek Ocha pak .. jadi Ocha diam aja ..”
“Kata teman Ocha kalau disodok kontol lebih besar jadi lebih enak ..pak ..” lanjutnya .. sambil menekan kepala ku ke payudaranya .. aku diam saja ‘mulai jadi maniak nih anak’ pikir ku

“Paaak ..” katanya merajuk ..
“Marah yaa ?.. Ayo dong pak .. Tapi buat Ocha kontol bapak tetap yang paling enak pak ..aaah” .. aku mulai menghisap puting payudaranya ..

Aku tarik rambutnya kebelakang sambil ku hisap keras putingnya ..

“Engga mau tapi pantat kamu ikut gerak .. ” goda ku
“Iya .. habis enak banget pak ..”
“Ocha engga lagi deeh .. tapi kalau bapak suruh Ocha mau banget ..” matanya dengan genit menggoda ku ..

Aku biarkan Rosita mengocok penis ku dengan vaginanya .. saat aku menikmati gerakannya, pikiran ku melayang .. imajinasiku menari-nari ..

Bagaimana caranya aku bisa mendapatkan totalitas dari Rosita .. menyerahkan dirinya untuk ku permainkan bersama Welly dengan dia tetap ikut menikmati .. kalau dengan on dan alkohol aku tambah, malah kemungkinan dia tepar jadi tidak maksimal ..

Aku kembali mengenang peristiwa bersama Desi dan Vitha .. aku coba membayangkan gejolak emosi apa yang dialaminya saat itu .. akhirnya aku dapat ide ..

Aku melihat Welly duduk lemas sambil tangannya mengelus penisnya yang lunglai belum mendapat klimaks
“Yang .. aku pingin dilayani malam ini .. ” bisik ku mengulang permintaan ku .. Ia tidak menjawab .. hanya mendesah sambil menekan keras vaginanya ke penis ku .

“Terus Yang … bikin aku cemburu ..” bisik ku ..
“Apa pak ??” tanyanya heran sampai menghentikan gerakan pinggulnya ..
“Bikin aku cemburu !” Kata ku tegas dengan suara lebih keras ..

“Engga salah pak ??” bertanya sambil kepalanya berpaling melihat ke arah Welly .. sepertinya ia sudah mengerti apa yg aku maksud..
“Bener pak ?? bapak engga akan marah ke Ocha ?” tanyanya kembali menyakinkan diri ..
“Iya ..” jawab ku pendek
“Bener yaa pak ?! bapak engga akan marah” tegasnya .. tanpa menunggu jawabanku ia beranjak .. membiarkan penis ku terlepas begitu saja ..

Rosita berjalan ke arah Welly dari arah kakinya .. merenggangkan lalu ia menungging sekaligus mengulum penis Welly .. mengocok menjilat dengan penuh nafsu .. mulutnya terus mendesah .. kadang seperti menggeram gemas .. pinggulnya sengaja digerakan kearah ku .. seakan menggoda ku..
Welly menatap ku .. seakan bertanya ..

‘Kenapa ?’
Aku menjawab juga dengan gerakan tangan dan bahu ..
‘Engga tahu ?!’
Lalu sama-sama tertawa ..

Aku tetap duduk di sofa memperhatikan mereka ..
Tidak butuh lama untuk membuat penis besar Welly mengeras karena menahan rangsangan dari tadi ..

Rosita tahu penis itu sudah cukup keras untuk bisa menusuk vaginanya .. melepas penis dari mulutnya
“Pak Wel sekarang bebas ngentotin Ocha ..” suaranya bergetar .. gelombang birahi terasa dari suaranya.
“Tapi jilatin memek Ocha dulu yaa” rengeknya ..
Rosita berdiri menempatkan vaginanya di wajah Welly .. lalu kedua tangannya melebarkan bibir vaginanya yang gundul .. Welly tidak perlu di komando .. tidak perlu diajari .. mulutnya dengan rakus langsung melahap vagina Rosita .. menjilat dan menghisap .. 2 jarinya sudah langsung menusuk liang itu dan mengoreknya ..

“Aaah .. enak pak .. terus .. sodok yang cepeet paaak .. aaah..” pinggulnya ditekan kearah wajah Welly, dengan ahli ia menurunkan wajahnya sehingga menjilat dari arah bawah ..

Sesaat kemudian..

“Lepas pak .. aaaah” seketika jari dan mulut Welly lepas dari vagina Rosita ..

Tanpa basa basi, ia langsung menduduki penis Welly ..

“Ocha pingin dientot lagi sama kontol gede ini ..” gumamnya ..
“Tadi Ocha kurang puas” langsung ia menusukan penis Welly dan menekannya dengan keras .. sehingga sebagian besar penis masuk ke rongga vaginanya
Ia memegang pipi Welly .. lalu mencium bibirnya .. sambil terus meracau ..

“Entotin Ocha pak .. sodok yang keras ..”
“Isep tete Ocha pak .. iseeep” sambil tangannya menarik kepala Welly ke arah dadanya .. tangannya mencengkeram dada Welly .
“Ini buka aja pak ..” sambil menarik keatas kaos Welly dengan terburu-buru..

Welly melepaskan mulutnya dari payudara imut Rosita ..
Rosita terus melonjak-lonjak diatas pinggul Welly .. penisnya pasti menusuk dalam ..
Ketika tangan Welly memegang pantat Rosita untuk menjaga tetap bergerak mulus ..

“Nanti entotin lubang pantat Ocha juga ya pak ..”
“Yang keras !”
“Kata Kak Elin, bapak sekarang senang tusuk pantat Kak Elin .. terus disodok keras .. Kak Elin sampai kesakitan pak” Rosita meracau tanpa henti …

“Ocha dengar dia curhat .. sambil dia setengah mabok di locker”
“Memek Ocha enak engga pak ?”
“Enak mana sama memek Kak Elin?”

Welly tidak menanggapi .. hanya terus meremas dan menghisap puting payudara Rosita .. sambil pinggulnya ikut menyentak keatas sesuai irama Rosita ..

“Kontol bapak bisa masuk semua ke memeknya Kak Elin ya pak ?”
“Sebentaar .. pak.. Ocha juga bisa”

Rosita terdiam sebentar .. mengambil napas lalu menekan pinggulnya dalam-dalam .. memaksa rongga vaginanya menelan semua batang penis Welly .. Rosita sampai mengejan dan terengah-engah ..

“Belum pak .. belum semua .. sedikit lagi ..”
Lalu ia menekan kembali .. kali ini lebih bertenaga .. Welly membantu dengan mengangkat pinggulnya
“Aaaaah … masuk semua pak .. memek Ocha penuh banget .. rasanya sampai ke perut .. aaah”
“Ocha hebat khan pak..?!”
“Memek Ocha baru pak Nick dan pak Welly aja yang nyodok ..baru 2 kontol pak” ujarnya bangga

Rosita terus meracau .. matanya setengah terbuka .. badannya sudah basah oleh keringat ..

Rosita sudah tidak banyak meracau .. tapi mulut dan lidahnya bermain kemana-mana .. menghisap dada, leher kadang mencium bibir Welly dengan ganas ..

Aku asyik memperhatikan kegilaan Rosita .. perkiraan ku, biasanya setelah ia dapat klimaks pasti mereda dorongan birahinya ..

Welly ternyata juga suka main kasar dan keras .. ku lihat ia meremas keras payudara Rosita dan hanya menghisap keras putingnya .. terlihat dari pipinya..

“Nah gitu pak .. yang keras .. gigit pak ..”sambil memeluk kepala Welly di dadanya ..
“Ocha pingin keluar paaak .. aaah”

Rosita sampai melonjak-lonjak di atas Welly .. aku selama ini belum pernah diperlakukan sekasar itu oleh Rosita .. Berteriak melengking melepaskan nikmatnya .. lalu ambruk menindih dada Welly sambil tetap mulutnya menjilat dan menghisap dada nya .. bekas memerah nampak jelas.. Sepertinya ia kembali klimaks..

Aku lihat pantat Rosita dan pinggul Welly menempel erat .. aku menayangkan penis besar Welly masuk semua .. ‘membayangkan vagina Rosita bisa melar kalau begini terus’ pikir ku ..

Rosita masih nampak terengah-engah ..

“Pak Nick sini… ” ku dengar Rosita memanggil ku ..
“Ocha masih sanggup kok kalau cuma melayani 2 kontol ..” katanya enteng ..

“Ayo pak Wel .. sodok lagi memek Ocha..” sambil Rosita telentang .. mengibas kan rambutnya dan mengangkangkan kakinya membentuk huruf M… Welly yang memang belum klimaks tidak menunggu lebih lama langsung menindih dan menghujam kan penisnya ke vagina Rosita yang sudah basah kuyup ..
“Pak Nick biar pakai mulut Ocha aja..”
“Tete dan memek Ocha buat pak Welly” ia meracau ..

Perkiraan ku setelah Rosita klimaks kegilaanya akan berkurang, ternyata salah besar ! ..

Aku menghampiri mereka .. Rosita langsung meminta menghisap penis ku .. aku berbaring menyamping.. penis ku tepat di mulutnya .. Welly sudah menghentak pinggulnya memberi tekanan pada penisnya menyodok vagina Rosita .. ia malah keenakan ..

“Terus paak .. remes tete Ocha dong pak .. aaah “

Welly menindih sambil 2 tangan menopang tubuhnya sepenuhnya diatas payudara Rosita sambil diremas kuat .. kulihat payudaranya mulai kemerahan ..

Penis ku keluar masuk mulutnya .. jika ia mendapat kenikmatan maka penis ku dihisap dengan kuat .. kadang aku jambak rambutnya dan kutekan kuat ..

“Nick .. gue udah mau keluar nihh .. enak banget .. keluarin dimana ??” ujar Welly .. Belum aku menjawab Rosita mendahului..
“Di dalam aja pak .. di memek Ocha .. aaaah” katanya .. mendesah karena Welly mempercepat kocokan penisnya di vagina Rosita …

“Engga .. cuma boleh pak Nick yang keluarin disana .. ” ujar Welly menghargai ku ..
“Awas Nick ..” lanjutnya ..

Aku tahu apa yg akan dilakukan Welly .. akan menyemprotkan spermanya di mulut Rosita ..

Welly menyodok dengan cepat .. lalu mencabut penisnya dari vagina Rosita tapi langsung menindih muka Rosita dengan penis dimulutnya .. lalu menekan dengan keras … Rosita sampai menggunakan tangannya untuk menahan pinggul Welly .. tapi hanya mengurangi sedikit, sebatas ia masih bisa bernapas .. Satu sentakan keras pinggul Welly … sampai Rosita tersedak .. lalu dilanjutkan dengan beberapa sentakan pelan.. aku yakin .. sperma nya sudah semua dimuntahkan ke mulut Rosita .

Saat itu ku lihat mulut Rosita terbuka lebar .. urat dikepalanya keluar karena ia harus menahan napas dan menahan tekanan pinggul Welly ..

“TELEN !!” kata ku keras sambil memijit puting nya .. ku lihat Rosita mengangguk walau pelan karena kepalanya sama sekali tidak bisa bergerak ..

Beberapa saat Welly menekan lalu mengangkat pinggulnya sedikit .. memberi ruang utk Rosita .. ia terbatuk-batuk dengan penis masih menancap di mulutnya .. kulihat gerakan menelan dari lehernya .

Welly mencabut penisnya dari mulut Rosita
“Enak bangeet ..”
“Lu berdua emang gila ” lanjut Welly sambil bangkit berdiri..

“Pak Welly ..” Rosita memanggilnya sambil membuka mulutnya, semua ditelan habis .. Welly hanya mengacungkan ibu jarinya, memuji Rosita

“Pak Wel istirahatnya jangan lama-lama .. memek Ocha masih mau disodok kontol bapak ..” seru Rosita centil..
“Sebentar pak Nick .. biar sama-sama enak dan nyodok nya bisa keras ..” ujar Rosita ..
Ia menggeser tubuhnya ke tepian tempat tidur dekat sudut, pinggulnya persis ditepi, posisinya dekat sudut .. berbaring dengan mengangkat kakinya lurus keatas ..
“Sini .. kontol pak Nick Ocha isep lagi” .. katanya sambil meraih penis ku kedalam mulutnya ..
Aku gemas melihat kelakuan Rosita .. aku lampias kan dengan menyodok mulutnya keras . Sampai ia tersedak .. liurnya berceceran ..

Ia melepaskan penis ku dari mulutnya ..

“Sini .. lubang pantat bapak belum Ocha jilat ..” katanya dengan genit ..
Aku mengangkat satu kaki ku menjejak ke tempat tidur .. meletakkan bawah penis ku di mulutnya .. ia langsung menjilat dan menghisap .. suaranya bergumam .. ku lihat tangannya mengorek vaginanya sendiri ..

Welly keluar dari kamar mandi ..

“Waaah asik juga tuuh” kata Welly melihat bagian bawah ku sedang dijilat Rosita ..

“Jatah pak Welly memek Ocha .. masih gatel niih .. masukin aja kontolnya biar masih lemes juga .. nanti gede sendiri.. ” kata Rosita menggoda ..

Welly hanya menggelengkan kepala ..
Ku lihat Welly mengelus vagina Rosita .. kemudian duduk di lantai menjilat dengan rakus .. Aku mengambil pelumas yang biasa Rosita pakai .. dan melempar dekat Welly .. ia tahu apa yg aku maksud.

Ini bagian yang paling menyenangkan dan salah satu permintaan Rosita yang paling gila ..

“Pak Nick khan kontolnya sudah keras .. masukin dulu ke memek Ocha .. ”
“Tapi sodoknya yang keras yaa ..” pintanya ..

“Pak Welly sini kontolnya Ocha isep dulu.. biar cepet keras ..” lanjutnya ..

Aku segera menusukan penis ku ke vagina Rosita .. memang terasa agak longgar sesaat .. tapi berikutnya tetap kembali kesat ..

Berpegang pada pahanya aku dapat menyodok dengan keras ..

Rosita mendesah menerima sodokan ku .. Ku lihat Welly meniru posisi ku tadi .. malah tangannya menahan kepala Rosita supaya tidak bergerak .. Rosita dengan rakus menghisap dan menjiat semua bagian bawah penis dan selangkangan Welly .. bahkan buah pelirnya berusaha dimasukkan semua kedalam mulutnya..

Setelah beberapa saat ..
“Gantian dong .. aku pingin memek aku disodok kontol pak Welly lagi .. ” ujar Rosita penuh gairah..

Lalu aku bertukar posisi dengan Welly .. beberapa kali aku bertukar posisi, mengikuti permintaan Rosita, Ia mengatur berganti posisi sesuai dengan dorongan birahi yang ingin dirasakannya.
Hebatnya .. vagina Rosita tidak pernah kering .. selalu basah oleh lendirnya ..

Aku sudah tidak tahan ..

“Yang… Aku mau keluar .. ” kata ku sambil menyodok keras vaginanya ..
Aku tidak perlu minta ijin untuk dikeluarkan dimana .. Ku rasakan juga pinggulnya mengejan dan bergetar .. Rosita juga akan klimaks .. Aku menusuk keras sambil menindihnya .. meremas payudaranya dengan keras ..

Tidak terdengar suara apa-apa dari Rosita yang perkiraan ku juga akan klimaks bersama .. ternyata Welly menekan seluruh penisnya ke mulut Rosita .. sampai tidak sanggup bersuara lagi ..

Aku tumpahkan semua spermaku ke liang vagina Rosita .. tanpa ada keraguan .. aku puaaas ..!!

Aku membersihkan diri dan duduk di sofa .. sejenak beristirahat ..
Rosita pun demikian.. Welly duduk di sofa yang sama diujung sisi yang lain..

(Merusak Gadis Lugu Jadi Liar Part 17)Sebelumnya |Bersambung(Merusak Gadis Lugu Jadi Liar Part 19)

Banyak Novel lain di Banyak Novel

Banyak Game lain di Banyak Game