Agen Bola Terminal Bandar Bola Terpercaya
Poker Online Domino QQ

Kubuka Sebuah Kostan Part 8

Part 1Part 2Part 3Part 4Part 5Part 6Part 7
Part 8Part 9Part 10Part 11Part 12Part 13Part 14
Part 15Part 16Part 17Part 18Part 19Part 20Part 21

Cerita Panas Kubuka Sebuah Kostan Part 8

Cerita Panas Kubuka Sebuah Kostan Part 8

Beberapa bulan setelah kejadian rizal menikmati tubuh siska manajer warungnya. Ternyata mereka berdua masih sering melakukan seks minimal satu minggu sekali, bisa seminggu menjadi dua atau bahkan tiga kali jika memang mereka berdua sudah suntuk dengan ramainya konsumen yang datang. Dan akhirnya rizal mencari pelarian dengan seks tentu saja dengan siska.

Rizal sudah mulai menghilangkan rasa penasarannya terhadap tia yang pernah dijanjikan oleh siska karena memang siska tidak kunjung mengabari tentang progressnya dan juga buat apa ada tia kalo siska masih bisa ia gunakan untuk menampung spermanya.

Karena saking seringnya rizal berhubungan badan membuat banyak karyawan di warung yang menyagka rizal dan siska menjadi sepasang kekasih saat berada di warung. Dan memang kedekatan rizal dan juga siska semakin santer terdengar ke semua karyawan warung. Siska pun demikian, ia merasa sejak pertama kali rizal menyetubuhinya perhatian rizal kepadanya melebihi antara bos dan karyawannya.

Beruntung siska dan juga karyawan yang lain sudah seperti keluarga sendiri. Jadi tidak ada yang membully atau membicarakan dirinya di belakangnga bahkan tidak ada satupun karyawan yang iri dengan kedekatan mereka berdua. Toh kenyataannya memang rizal dan siska hanya sebatas rekan kerja, dan bisa saja rekan seranjang.

Namun dibalik topeng kebaikan dan kepolosan siska itu terdapat kisah hitam yang kini sedang dijalani oleh siska. Banyak yang tidak tau jika siska saat ini sedang menjalani hidupnya dengan dua topeng yang berbeda. Entah apa yang sebenarnya siska cari.

“sis, gimana tia haha” tanya rizal iseng saat mereka berdua makan di ruangan kerja siska

“ntar deh coba aku cari tau lagi pak, akhir – akhir ini warung makin rame jadi gak mengamati si tia pak” kata siska.

“baiklah, oh iya sebentar lagi saya mau pulang dulu karena mau jemput ibu sama bapak baru pulang dari luar kota,, jadi kemungkinan saya mau jemput di bandara” kata rizal

“baik pak rizal, soal tia nanti saya infokan lebih lanjut” kata siska

“jangan terlalu formal, bekerja yang santai saja” kata rizal

Rizalpun meluncur ke rumah nya. Ia akan berangkat ke bandara dengan devieta untuk menjemput orangtuanya. Karena hanya devieta yang ditugaskan untuk mengurusi rumah kos.

******************

Kegiatan kuliah doni hari itu selesai, kini ia sudah terbiasa menjalani hari tanpa zahra yang terbiasa mewarnai harinya. Doni lalu keluar dari kelas dan menuju ke parkiran kampus untuk pulang ke rumahnya setelah melalui hari terakhir ujian akhir semester yang sangat menguras otaknya.

Doni melihat di parkiran mobil cuma ada mobilnya yang masih terparkir. Saat mobil doni keluar gerbang kampus ia melihat nissa yang ternyata sedang menunggu temannya yang menjemputnya untuk ke kos temannya.

“Lho nis belum pulang?” Kata doni. doni berhenti di depan nissa dan berniat menawarkan untuk mengantarnya pulang bersama.

“Belum don, ini nunggu temen jemput” kata nissa.

“Mau aku antar enggak? mumpung lagi gabut juga nih gak ada kegiatan abis ujian” kata doni menawarkan bantuan.

“tapi aku mau ke kos temen nih don mau ngerjain tugas organisasi apa gak ngerepotin nih?” Kata nissa.
“Lagian kan kita beda arah jauh. Gak apa – apa kah?” Tambahnya.

“Wah gak masalah sih nis, sekalian aku temenin disana deh kalo perlu nis” kata doni mencoba melancarkan aksinya

“lah, disana cewe semua tau don, ntar mereka pada risih kalo ada cowok” kata nissa

“gapapa dah, aku cari hiburan ini,, suntuk banget aku nis mikirin mantan,, butuh hiburan nih,, ntar aku tunggu dimana dulu gitu” kata doni

“gimana ya?” pikir nissa

“udah naik dulu yuk, sekalian aku anterin” kata doni

Nissa masuk ke dalam mobil doni. Dan mulai melaju ke rumah yang dituju oleh nissa. Di perjalanan doni bercanda dengan nissa dan membuat suasana menjadi nyaman. Mungkin dalam hati doni sudah mulai terlatih untuk mencari pengganti zahra. Dan mencari yang bisa ia gunakan untuk menampung spermanya.

Karena selama berpacaran dengan zahra, doni tidak pernah berani untuk menikmati tubuh zahra. JangankN menikmati, hanya sebatas mencium bibir pun zahra sudah menolak keras.

“eh bentar don, aku lupa kasih tau temenku kalo dianter sama kamu, takutnya dia nyarriin aku” kata nissa.

“yaudah kita berhenti di minimarket aja sekalian aku mau beli minuman dulu” kata doni

Doni berhenti di halaman parkir minimarket. Entah kenapa dipikiran doni membayangkan menikmati tubuh sekal nissa, kontol doni jadi berdiri kanisa pikirannya sendiri. Sekembalinya doni dari minimarket dan kembali masuk ke dalam mobil. Doni melirik ke arah nissa doni melihat payudaranya yang membusung ke depan dengan pakaian ketatnya.

“Buset tuh toket sekel amat” batin doni.

“Aduuuh nih kontol tau aja kalo ada toket sekel gitu. Tapi masa’ iya gue perkosa nih anak disini” Batin doni.

“beli minuman apa don?” Kata nissa tiba – tiba yang mengagetkan doni.

Buyar sudah lamunan doni yang membayangkan tubuh indah nissa yang baru saja menelpon temannya. Kontol doni sudah mengeras di dalam celananya setelah membayangkan payudara nissa

“Oh cuma beli ini kok nis,, biar seger aja” elak doni.

“hahahaha segitunya ya suntuknya, beneran butuh hiburan kamu don?” tanya nissa

Doni pun semakin tak tahan lagi menahan nafsu doni melihat tubuh nissa yang seakan menggoda birahinya. Doni pun mencari cara agar bagaimana caranya bisa menggenjot memek nissa.

Doni melanjutkan lagi perjalanannya menuju tempat yang dituju nissa. Sampai pada akhirnya doni menepikan mobilnya di sebuah jalanan sepi yang sepertinya jarang ada kendaraan yang melewatinya.

“Loh kok berhenti doni?” Tanyanya heran.

“aku butuh refresh otak nis, bantuin ya” jawab doni.

“Maksudnya? Bantuin gimana?” tanya nissa yang sedikit heran dengan perkataan doni

“ya bantuin aku biar seger dikit aja, bentaran doang kok nis” kata doni sambil memegang tangan nissa

“kamu mau ngapain don?” tanya nissa yang kaget melihat tangan doni terus menjalar menuju payudaranya

“Hahaha aku mau maen bentar ma kamu boleh nis? ijinkan aku buat nikmatin ini nis,, aku gak tahan” kata doni sambil meremas payudara nissa.

Nissa terkejut merasakan tangan doni yang dengan cepat hinggap di atas payudaranya. Dan meremas ringan kedua gundukan payudaranya. Melihat tidak ada tanda penolakan dari nissa, doni semakin mendekatkan wajahnya ke arah nissa.

“harus kayak gini emangnya don?” tanya nissa

“aku udah gak tahan nis, pengen keluarin sperma,, bantuin pliss” kata doni

“yaudah sini aku bantuin,, tapi cepetan ya,,, aku udah ditungguin lho sama mereka” kata nissa sambil menjulurkan tangannya ke kancing celana jeans doni

“makasih lho nis,, aku cepetin kok,, aku cuma mau main main sebentar sama kamu nis” kata doni

“yaudah cepet nih mmmmh mmmh” desah nissa yang merasakan remasan doni semakin kencang

Doni mulai mendekatkan wajahnya ke wajah gadis cantik itu. Doni lalu berusaha mencium bibir nissa. Sementara nissa sendiri dengan pasrah menyambut bibir doni dan membiarkan doni menarik tubuhnya kepelukkannya dan dengan cepat mencium bibir lembut nissa. Seolah – olah mendapat persetujuan dari nissa, doni langsung menyandarkan tubuh nissa dan melumat bibir lembut nissa.

Nissa pun tak tinggal diam, tak kalah ganasnya nissa membalas ciuman doni dengan sangat ganas. Lama kelamaan lidah doni mulai masuk kedalam mulut nissa dan memainkan lidahnya. Cukup lama doni mencium nissa dan setelah puas dengan bibirnya. Doni langsung menyerang leher nissa yang mulus dan putih. doni menjilatinya naik turun dan membuat leher nissa sudah basah akibat air liur doni.

“mmhhhh aahhhhhh” desah nissa saat merasakan jilatan doni.

Perlahan-lahan birahi nissa mulai naik, ia merasakan celana dalam yang ia kenakan sudah mulai lembab akibat cairan yang keluar dari memeknya. Doni tak puas hanya menciumi bibirnya saja, bahkan sampai seluruh permukaan wajah nissa pun doni cium dan ia jilati. doni semakin bernafsu mengeksplor tubuh nissa.

“nis lu lepas baju lu dong, gue mau melihat toket lu nis” perintah doni.

“lepasin sendiri dong,, nih, hehehe” kata nissa menggoda sambil membusungkan dadanya

“hmmm nantang nih, gue pejuin tau rasa lu” kata doni

“mauu dong dipejuin don” kata nissa semakin berani menggoda doni

Dan nissa perlahan mulai menaikkan bajunya sampai payudaranya yang tertutup bh putih itu terlihat. Tanpa banyak buang waktu doni langsung meremas kedua payudaranya yang masih tertutup bh. nissa baru pertama kali ini memperlihatkan payudaranya yang masih kencang didepan doni.

“toket lu masih kenceng ternyata nis. Emang gak pernah dimainin nis? Gede juga toket lu mmmh mmmh” celoteh doni sambil terus meremas payudara nissa.

“Mmmh udaah doni.. ampuuun.. Gelliii mmmmh gue gak tahaaan” erang nissa

“Punya toket bagus gini kok gak pernah dibagi – bagi sih nis. Sayang kan kalo gak ada yang nikmatin” doni langsung sedot pentil mancung berwarna coklat itu.

“Ahhh ampun don, geliii bangeeet aaah aaah mmmh udaaah ampuun” erang nissa.

nissa semakin kuat berusaha melindungi payudaranya yang sedang dinikmati oleh doni secara liar. Doni tidak tau jika sudah banyak lelaki yang menikmatinya termasuk sang pemilik kos dan para dosen yang mengetahui kebinalan nissa sesungguhnya.

Namun mereka tidak seliar doni. Rizal yang melakukannya dengan paksaan pun tidak pernah seliar ini. Nissa benar – benar kewalahan mengimbangi permainan doni.

“Pindah jok belakang aja nis biar lebih enak” ajak doni.

“iih disini aja lah, kan sama aja” tawar nissa

“kurang luas nis” kata doni

“kalo kurang luas ya di kamar dong, jangan di mobil gini” kata nissa

“ntar lama lho kalo lu kebanyakan nawar” kata doni

“hahahaha yaudah deh ayo pindah belakang” ajak nissa

Di jok belakang nissa kembali mempertunjukkan payudaranya yang mulai memerah akibat cengkeraman doni tadi. Doni yang melihat itu langsung meremas payudaranya yang membulat kencang.

“Auwh mmmmh.. aaaah.. gelii dooonn… aaah.. udaah..” desahnya.

Putingnya yang mulai mencuat itu doni jilat bahkan ia sedot dengan kuat hingga nissa kelonjotan dibuatnya. Doni puas menikmati payudara nissa yang mulai terlihat mengkilat kanisa jilatan doni dan memerah akibat remesan doni yang membuat gemes.

“Buka celana gue dong nis, keluarin kontol gue” perintah doni.

Nissa pun dengan cepat langsung menurut dan membuka celana doni. Nissa kini benar – benar sudah pasrah dengan apa yang akan dilakukan doni selanjutnya. Setelah kontol doni keluar, tanpa doni suruh ternyata tangan nissa dengan lincah mengocok kontol doni.

“Uuuuh lu udah kayak perek aja nis ternyata, belum gue suruh udah maen kocok aja, terusin niis aaah enaaak” celoteh doni.

Doni pun tak tinggal diam, tangan doni meremas payudara nissa kembali dan tangan doni yang satu masuk ke dalam celana panjang nissa. nissa yang tau memeknya kini jadi sasaran tangan doni selanjutnya. Doni berhasil juga meraih memek nissa yang ternyata sudah banjir.

“Hahaha keenakan juga ya lu nis? Pantesan dari tadi mancing mulu ternyata memek lu udah banjir gini. Udah nissa nikmati aja.” kata doni.

“gimana gak banjir, lu ciumin terus toket gue, kan gue jadi sange sekarang” Kata nissa.

“kalo gitu emut kontol gue nis biar nissa cepet” kata doni sambil mendekatkan kepala nissa mendekat ke kontolnya.

Nissa dengan lahap langsung memasukkan kontol doni yang sudah tegak dan keras sempurna ke dalam mulutnya. Nissa berusaha memberikan servis terbaik yang ia bisa untuk membuat doni cepat orgasme.

“mmmmh mmmh mmmh” gumam nissa

Ia jilati seluruh permukaan batang kontol doni yang sudah terselimuti air liurnya. Sesekali nissa melihat raut wajah doni yang keenakan merasakan kontolnya dihisap olehnya.

“keluarin cepetan,, kita gak ada waktu lho don,, udah ditungguin” kata nissa

“aaaaah iyaaa baweel,, sini mulut lu” kata doni

Dengan cepat doni menggenjot mulut nissa. Doni perlahan mulai mendorong kontolnya memasuki mulut nissa. Gadis cantik itu pun semakin terbiasa melahap kontol doni dengan mulutnya. Berbagai macam teknik yang telah ia pelajari kini ia lakukan untuk memuaskan doni.

“aaaah gila enaaak banget mulut lu nis, mmmmh ssssh nih baru namanya sepongan nikmat mmmh” celoteh doni

Dengan tempo yang mulai meningkat doni menyodok mulut nissa. Air mata nissa perlahanmulai menetes menerima sodokan kontol doni yang semakin kencang. Tangan nissa berusaha menahan pinggul doni yang semakin cepat menyodoki mulutnya.

Satu tangan doni memegangi kepala nissa agar terus melumat kontolnya. Dan tangan satunya turun menuju kedua payudara bulat dan kencang nissa yang sudah terbebas dari pakaian yang menutupinya. Diremasnya dengan keras kedua payudara nissa secara kasar dan bergantian.

Bahkan sesekali tangan doni menarik puting payudaranya nissa secara bergantian hingga nissa menjerit menahan sakit. Sempat nissa melepaskan kulumannya dan sedikit mengerang merasakan putingnya ditarik oleh doni.

“aaaaaauuuuhh kamu gituin lagi ntar kagak aku emut lagi nih kontol mu don, udah dikasih servis malah nyakitin iihh” kata nissa yang sedikit kesal

Namun doni kembali menyodorkan kontolnya ke mulut nissa. Tau apa yang harus ia lakukan dan ditambah birahinya yang sudah tinggi. nissa membuka mulutnya selebar mungkin dan memasukkan kontol doni hingga terbenam seluruhnya di mulutnya.

“iyaaaa iseep gituu nis ssssh eennnaak aaah” kata doni

“keluarin peju mu di mulut aku don mmmmh mmmh ssslllrpp” goda nissa

Dengan cepat nissa mulai memompa kontol doni dengan mulutnya. doni merasakan nikmat yang luar biasa melebihi mulut nissa biasanya ia rasakan. doni membiarkan nissa bermain dengan kontolnya.

Ia melihat nissa yang kewalahan menerima kontol doni dengan liur yang masih menetes membasahi mulutnya. Nissa semakin cepat memompa kontol doni, tangannya ikut aktif memainkan kantung telur doni.

“ami keluarin pejuku nis” kata doni sambil menjejalkan kembali kontolnya ke mulut nissa.

“kita udah gak ada waktu dev, cepet keluarin spermamu” kata nissa

nissa kembali melahap kontol yang besar dan hitam itu ke dalam mulutnya. kepalanya mulai maju mundur memompa kontol doni.

“aaaah iyaah issep yang kuaat ooooh enaak terusiiin lagiii aaah aaah mmmhh” racau doni

Servis mulut nissa yang luar biasa itu membuat pertahanan sperma doni yang biasanya kokoh menjadi lemah kanisa mulut nissa, tanpa ia bisa tahan lagi spermanya ingin segera keluar.

Dengan cepat doni mengeluarkan kontolnya sejenak dan doni memasukkan kembali kontolnya di mulut nissa. Di pegangnya kepala nissa dan dengan kuat ia pegang kepala nissa agar tidak terlepas. Tiga menit kemudian, doni mendekati klimaksnya. Sambil memegang kepala nissa kuat kuat, doni membuang spermanya di dalam mulut nissa yang langsung ia telan.

“nice job beb” kata doni setelah mengeluarkan spermanya di mulut nissa

“aaaaah udah kan? Ayo cepet kita udah ditungguin” kata doni sambil membersihkan liur do kontolnya.

“udah nih? Abis ngecrot lu malah udahan” kata nissa setelah menelan sperma doni di mulutnya

“kan katanya lu lagi ditungguin nis?” kata doni

“ya tapi masa udah kamu bugilin kagak kamu tuntasin sekalian sih don,, gak tanggung tuh kontol kamu don?” kata nissa menunjuk kontol doni

“terus?” kata doni

“ya lanjut lah,, masi nanya lagi” kata nissa

“oooh minta lanjut nih,, yaudah buka gih tuh celana mu” kata doni

“gitu dong don,, memekku kan juga minta jatah juga” kata nissa sambil mulai membuka kancing celana jeansnya

Beberapa detik kemudian tanpa ragu lagi nissa mulai melepaskan secara perlahan celana panjang jeansnya. Lalu celana dalamnya berwarna putih pun ikut dilepas. Nissa membiarkan pakaiannya berserakan di lantai mobil doni.

“body kamu bikin aku horny nis, bagus banget tau gak,, akhirnya kesampaian juga aku bisa liat tubuh polos kamu nis hahaha” kata doni.

“jadi kamu sering merhatiin akj ya? Pasti sering coli sambil bayangin gue lu don, kasian banget sih cuma bisa ngayalin doang,, sini aku kasih memek aku” ejek nissa

“udah dari dulu aku coliin foto kamu tau nis, lagian bukan cuma aku tau, banyak di fakultasku yang bayangin kamu nis” perintah doni.

“ah masa sih don, yaudah nih aku kasih buat kamu don,, rejeki kamu ini kenal ma aku, dan aku juga lagi baik sama kamu” kata nissa

Tanpa di perintah oleh doni, nissa bergerak naik ke pangkuan doni dengan membelakangi doni dan mengarahkan kontol doni ke memeknya yang sudah sangat basah.

“Mmmmmh aaaah besaaar baangeet. Aaaah.. aaaah” desah nissa saat kontol doni mulai membelah memeknya.

“Uuuh uuh sempit banget memekmu nis uuuh uuh uhhh” desah doni.

“udah nikmati aja memekku don mmmh aaaaah aaaauwh” celoteh nissa

Tanpa doni perintah ternyata nissa mulai menaik turunkan tubuhnya. Nissa seperti berusaha mencari kenikmatan yang akan ia raih. Sementara doni hanya diam melihat kebinalan yang muncul dari tubuh nissa.

“Uuuh memekmu enaaak bangeet aaaah aaah aaah sempit nis” desah doni.

Nissa pun semakin mempercepat goyangannya dan desahannya pun semakin keras, doni baru lihat ternyata selain galak saat berteman ternyata nissa juga galak saat memeknya mulai dikontolin.

Nissa sendiri memberikan teknik jepitan terbaik dimemeknya yang terbaik agar doni apat dengan cepat menuntaskan hasratnya. Segala genjotan yang ia tahu ia kerahkan semua tapi itu justru membuat dirinya sendiri yang kewalahan.

Beberapa menit kemudian nissa mulai menegang dan srrr sssssrrrrrr sssrr “aaaaaaaaaahh aaaahh aaaaaaah” dirinya mencapai orgasme hebat yang selama ini belum pernah ia rasakan.

“Hhahahaha emang enak banget ya nis? Sampai kelonjotan gitu” ejek doni.

“Enak yah nis?” Tanya doni sembari menghentakkan kontolnya melesak masuk ke dalam memek nissa dengan cepat

“Aaaah akuu nyeraaah don, akj gak kuaaat. Aaaaaah ampuuun kamu kuat bangeeet aaah aaah” desah nissa

“Yaudah sekarang giliran aku ya nis” ucap doni.

Doni pun memposisikan nissa nungging menghadap ke sandaran jok belakang mobil sementara doni ada di belakang nissa bersiap melakukan penetrasi lagi. Doni pun tanpa aba – aba langsung menancapkan kontolnya dengan tiba – tiba.

“aaaah aaah sempit banget nih memek” racau doni

“Aaaaauwwh aaah aaah” desah nissa.

Nissa seakan sudah lupa jika dirinya saat ini sedang dilecehkan oleh doni. Dirinya sudah tak peduli lagi dengan keadaannya sekarang yang ia pikirkan bagaimana caranya agar hasratnya juga tersalurkan.

Tanpa memberikan nissa merasakan kenikmatan, doni pun lalu menggenjot memeknya dengan cepat hingga membuat tubuh mulus nissa terguncang hebat akibat hentakan kasar yang doni lakukan.

Payudara nissa pun tak luput dari sasaran doni, akibat hentakan doni yang kasar membuat payudaranya berguncang mengikuti irama tusukan kontol doni. Doni pun lalu meremas kedua payudara nissa seraya menggenjotnya dengan kencang.

“Aaaah iyaa enaaak bangeet doni mmmh pelaaan pelaaan akju gak kuat, memekku sakit don aaah aaaah. Aaaah terruuus doonn” desahannya menjadi semakin keras.

Beberapa menit kemudian doni merasakan spermanya akan keluar dan benar saja setelah beberapa hentakan saja tiba2

croooot crroooooooot crrrott crooot
sperma doni keluar memenuhi rahim nissa. “Aauwh enak banget memekmuu niiss” desah doni sambil meremas payudara nissa dengan keras dan menghujamkan kontol doni semakin dalam. nissa pun tergeletak lemas merasakan tubuhnya seperti tanpa tulang setelah di hujami dengan kontol doni.

“Sudaaah doni, sekarang antar aku ya, udah puas kan kamu?” tanya nissa

Doni dan nissa pun kembali mengenakan pakaiannya. Nissa masih sibuk membersihkan memeknya yang terus mengeluarkan sperma doni yang sangat banyak di dalam memeknya.

*****************

“pa nanti kakak pulang malem ya” ijin zahra kepada papanya saat berangkat kuliah

“ada acara apa kak?” tanya papa zahra

“tadi kiko, trias, sama septy telpon pa katanya mau cari alat sama bahan buat ujian praktikum sih, mungkin nanti kalo kemaleman kakak tidur di kos mereka deh” kata zahra

“oh kosnya yang baru itu ya?” tanya papa zahra

“iya paaa” jawab zahra

“oh yaudah kalo gitu nanti papa gak jemput kakak pulang ya?” kata papa zahra

“iya pa, ini aku juga udah bawa baju buat nginep juga kok,, jaga – jaga kalo kemaleman” kata zahra

“iya kak, kalo ada apa – apa telpon papa ya” kata papa zahra

Setelah mata kuliah terakhir selesai kini keempat gadis cantik itu meluncur ke sebuah mall terbesar di tengah kota. Sebagai seorang cewek kebanyakan jika sudah berada di dalam mall maka ia seperti orang yang tidak tau waktu.

Sama halnya dengan zahra dan ketiga sahabatnya itu. Mulai matahari mau terbenam sampai mall mau tutup mereka tak henti berkeliling dan mencuci mata mereka dengan shopping. Namun begitu ketiganya tak lupa dengan tujuan mereka.

Semua kebutuhan, alat, dan bahan untuk ujian praktikum sudah terpenuhi. Itu sebabnya mereka lebih enjoy saat berbelanja kebutuhan pribadi mereka. Usai dari mall itu, mereka kembali pulang setelah menghabiskan waktu di dalam mall selama berjam – jam.

Dengan menumpang taksi online mereka sampai disebuah rumah mewah yang tak asing bagi zahra. Rumah yang sangat ia kenal saat itu.

“ra bengong aja lu disitu, ayo masuk” kata trias yang melihat zahra terdiam di luar pagat

“i.. iya yas” kata zahra

Kini keempat gadis cantik itu berada di dalam kamar trias. Sementara barang belanjaannya mereka taruh di dalam kamar septy

“ini bapak kosnya masih muda ya?” kata zahra

“kok tau sih lu ra?” kata kiko

“hehehehe nebak aja kok” kata zahra

“kan dulu kita pernah kasih tau ke zahra tau, kamu amnesia ya? Kan udah di bilangin juga kalo yang jaga mbak devieta sama mas yang punya warung itu lho”

“oiya lupa,, ah tapi gak mungkin dong kalo zahra cuma nebak doang, kamu jangan – jangan udah tau ya sama yang punya kos ini,, terus kamu naksir ya” kata kiko

“hahahahaha enggak lah,, aku udah belajar buat gak gampang suka sama cowo” kata zahra

“gara – gara itu ya?” kata kiko

“iya, jadinya sekarang bikin aku gak sebebas dulu, kadang aku juga nyesel kenapa aku terlalu polos juga sampe bikin aku kehilangan sahabatku dari kecil” kata zahra

“udah lah ra, jodoh itu udah ada yang atur kok” kata septy

“gue tau sep, aku gak permasalahin jodoh juga,, tapi aku ngerasa kehilangan sahabat yang udah kayak pacar sendiri” kata zahra

“kenalin deh kita sama sahabatmu itu, siapa tau kita bisa perbaiki persahabatan kalian” kata trias

“iya ra, lagian ada cowo bisa jujur di depan orangtuamu itu sangat langka lho, kan kebanyakan sekarang kalo udah dapet tubuh cewenya langsung hilang tanpa tanggung jawab gitu, nah ini dia malah ngaku jujur banget” kata septy

“iya karena dia orang yang sangat baik,, dan bodohnya sekarang aku kehilangan dia karena kepolosanku” kata zahra

“emang dia siapa sih ra? Kenalin deh ke kita” kata trias

“iya kita emang gak tau siapa orangnya tapi kita janji buat balikin kalian bersahabat seperti dulu” kata kiko

Zahra masih saja menangis dalam pelukan trias. Sementara yang lain berusaha menenangkan dan mencoba menghibur zahra yang sedang menangis. Berbagai macam cara pun telah dilakukan mereka untuk menenangkan zahra.

“kalian pasti udah ketemu kok sama dia” kata zahra ditengah tangisnya

“hah???” jawab mereka bertiga serempak terkejut dengan perkataan zahra

“maksudnya?” tanya trias

“dia temen sekampus kita ra?” tanya septy

Mendengar perkataan zahra yang lemah itu membuat ketiga sahabatnya terkejut. Banyak pertanyaan yang terlontar dari mulut ketiga sahabatnya itu.

“yang sekarang jadi bapak kos kalian itu sahabatku, dia yang ambil first kiss ku dulu,, dan dia juga yang aku sayang dari kecil” kata zahra

“JADIII????” kata mereka bertiga

“ya, dia rizal,, yang punya rumah ini,, dengan kalian pindah kos disini semakin membuat aku susah menghilangkan dia dari otak ku” kata zahra

BERSAMBUNG

(Kubuka Sebuah Kostan Part 7)Sebelumnya |Bersambung(Kubuka Sebuah Kostan Part 9)

Banyak Novel lain di Banyak Novel

Banyak Game lain di Banyak Game